Praktikum Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Mempawah
di Kantor Pengadilan Agama Mempawah Kelas IB

Dalam memenuhi tugas praktek mata kuliah Manajemen dan Administrasi Peradilan Agama, mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Mempawah (STAIM) melakukan kunjungan ke Pengadilan Agama (PA) Mempawah di hari ini tanggal 23 Juni 2022 pukul 08.00 WIB. Dosen STAIM, Bapak Drs. H. M. Yusuf Was Syarief, M.H.I turut mengantar para mahasiswa, sembari menyambung silaturahmi karena beliau juga merupakan mantan Ketua Pengadilan Agama Mempawah.

Setelah mengisi daftar hadir di bagian resepsionis, mahasiswa langsung masuk ke aula utama untuk mendengar kata sambutan dan pengantar. Pembawa acara yakni Bapak H. Ahmad Fernandesz, S.Ag., M.Sy yang juga merupakan Wakil Ketua PA Mempawah mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa. Acara berikutnya yaitu kata sambutan dari Ibu Hj. Andriani, S.Ag (Ketua PA Mempawah). Beliau berkata bahwa PA Mempawah ialah kantor yang terus berinovasi agar dapat menjadi kantor pengadilan yang lebih baik dalam melayani masyarakat. Kita juga sedang berjuang agar meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Semua itu demi pelayanan yang cepat, hebat, tidak berbelit-belit dan lebih simpel. Agar dapat terwujud, tentu saja kita membutuhkan bantuan teknologi. Nanti mahasiswa bisa melihat-lihat terobosan teknologi yang ada di PA Mempawah mulai dari pintu masuk, pendaftaran, meja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), dan lain-lain. Jika suatu saat para mahasiswa ingin menjadi Hakim, harus ada niat yang kuat dan tentunya dibarengi dengan usaha dan mental yang kuat. Semoga adek-adek mahasiswa senang berkunjung di sini dan mendapatkan inspirasi untuk cita-citanya agar belajarnya pun jadi lebih giat juga.

Setelah beberapa patah kata sambutan dari Ibu Ketua PA Mempawah, berikutnya ialah kata pengantar dari Pak Yusuf yang juga merupakan mantan Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Agama Pontianak. Beliau berpesan agar mahasiswa berhati-hati dalam berkunjung kemanapun, menjaga nama baik kampus, karena akhlak lebih tinggi dan diutamakan daripada ilmu. Tidak menutup kemungkinan, adek-adek mahasiswa bisa bekerja di kantor ini suatu saat nanti, bisa menjadi Juru Sita, Panitera, bahkan menjadi Hakim. Dengan berpesan bahwa “Jalan lebih penting daripada materi”, beliau mengharapkan agar mahasiswa mencatat segala arahan dan apa saja yang bisa dilihat dan ditanyakan agar semakin bertambah ilmunya. “Banyak hal yang bisa ditanyakan seperti bagaimana kalau berkas sudah lengkap? Atau berkas belum lengkap? Bagaimana kalau buta huruf? Bagaimana kalau orang tak mampu dan tidak punya uang? Tanyakan hal-hal yang adek-adek tidak tahu agar bisa menjadi tahu.” Ujar beliau.
Selanjutnya mahasiswa mendapatkan pengarahan dari Bu Khairunnisa, S.Ag. (Panitera Muda Gugatan), dan berkeliling di kantor PA Mempawah. Bu Nisa menjelaskan tahapan awal mulai dari kedatangan dan mencari tahu informasi lewat petugas. Setelah mendapatkan informasi, mahasiswa diarahkan ke meja PTSP sesuai dengan keperluannya. Ada 4 meja di PTSP yaitu:
- Meja A yakni Meja Informasi & Pengaduan melayani informasi keperkaraan, informasi syarat-syarat pendaftaran, pengaduan/keluhan, dan informasi lainnya.
- Meja B atau Meja Pendaftaran melayani pendaftaran perkara tingkat pertama, pendaftaran banding Kasasi & Peninjauan Kembali, pendaftaran sita & eksekusi, pendaftaran Desente (pemeriksaan setempat), dan pendaftaran lainnya.
- Meja C ialah Meja Pembayaran (Kasir) melayani penaksiran panjar biaya perkara, pembayaran panjar biaya perkara, penyerahan SKUM, pengembalian sisa panjar, pembayaran PNBP, dan pembayaran lainnya.
- Meja D melayani salinan putusan/penetapan, akta cerai, legalisir akta cerai, penyerahan kutipan akta nikah, permohonan perubahan data kependudukan (Kerjasama dengan Disdukcapil).

Setelah mendapatkan penjelasan di PTSP dan dilihatkan beberapa contoh berkas yang ada, mahasiswa diajak berkeliling untuk mengetahui ruangan yang ada di kantor ini, mengetahui struktur organisasi, mempelajari sepintas cara menyimpan arsip, dan beberapa perwakilan diajak buat menonton sidang.
Syakur, salah satu mahasiswa dari Prodi Hukum Ekonomi menyampaikan ucapan terima kasih kepada PA Mempawah karena telah berkenan untuk menerima dan menyambut mahasiswa sebagai tamu di sini. Yang mana tujuan kami bertamu di sini ialah untuk belajar terkait mekanisme administrasi, mekanisme sidang, dan sebagainya. Dan kami sebagai mahasiswa hukum juga ingin memastikan apakah teori yang kami pelajari di bangku kuliah itu masih relevan dengan dunia kerja khususnya di PA Mempawah ini. Ternyata setelah kami melakukan kunjungan, Alhamdulillah, apa yang disampaikan di bangku kuliah masih relevan dengan dunia kerja. Terima kasih juga kepada dosen pembimbing kami yakni Pak Yusuf karena selalu memberikan hal-hal yang baru terkait Pengadilan Agama itu sendiri, semoga beliau diberikan Kesehatan. Selain itu, saya merasa bersyukur dan bangga dengan PA Mempawah karena walaupun kekurangan SDM, sama sekali tidak mempengaruhi kinerja dan sistem tetap berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang ada. Bahkan dari sisi pelayanan, banyak orang merasa puas terhadap kinerja tersebut. “Saya sebagai putra daerah Kabupaten Mempawah, berharap kantor Pengadilan Agama selalu memberikan hal yang terbaik kepada masyarakat, sehingga apa yang dibutuhkan dan menjadi permasalahan masyarakat , Pengadilan Agama Mempawah lah yang jadi pintu utama yang akan membantu masalah masyarakat”, ucap Syakur yang juga merupakan mahasiswa semester VI. Semoga kunjungan hari ini dapat menambah ilmu, wawasan dan menambah semangat adek-adek mahasiswa dalam menggapai cita-citanya.













