
KABAR BERITA | www.pa-mempawah.go.id
MEMPAWAH (25/05/2022) - Praktek Kerja Lapangan (PKL) adalah salah satu mata kuliah wajib ketika kita mengenyam pendidikan di tingkat S1 (strata satu). PKL memberikan pengalaman kepada mahasiswa bagaimana dunia kerja yang sesungguhnya. Pada tanggal 25 Mei 2022, Tim Pamong dari Pengadilan Agama Mempawah Kelas 1B yakni Ahmad Zaky, S.H.I., M.H. (Hakim Pratama Madya), Khairunnisa, S.Ag. (Panitera Muda Gugatan), dan Hesti Yanuarti, S.T. (Kasubag Perencanaan, TI, dan Pelaporan) memberikan pengarahan kepada mahasiswa PKL dari Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah IAIN Pontianak, Kalimantan Barat, yang berjumlah 2 orang yakni Imroatus Sholihah & Salsabila. Keduanya berasal dari Desa Peniraman, Kabupaten Mempawah. Program ini berjalan dari tanggal 23 Mei 2022 s.d 19 Juli 2022.

Selaku ketua Tim Pamong, Pak Zaky menyampaikan apa saja yang harus diketahui oleh mahasiswa ketika program PKL ini berjalan. Mulai dari absensi, pakaian yang akan dipakai, pengenalan diri kepada pegawai lainnya, pengenalan institusi, dan resume kegiatan administrasi perkara maupun persidangan. Diharapkan kepada mahasiswa PKL paham tentang bagaimana produk dari Pengadilan Agama ini berjalan, mulai dari perkara datang, administrasi perkara, produk-produknya, upaya hukum yang berjalan, dan sebagainya. Karena tugas yang diberikan cukup banyak, namun waktu PKL ini berjalan dengan singkat, diharapkan mahasiswa aktif bertanya agar tidak bingung dan mendapatkan penjelasan yang baik. Ketika kuliah, mahasiswa tentu saja sudah mendapatkan berbagai ilmu dan teori yang ada, namun ketika PKL ini berlangsung, ternyata ada perbedaan antara teori dan praktek di lapangan, bisa jadi karena ada aturan atau nomenklatur terbaru. Hal-hal tersebut jika terjadi dan menimbulkan kebingungan, segera konfirmasikan kepada petugas agar mendapatkan pemahaman baru.

Selebihnya nanti para mahasiswa dapat melihat tahapan persidangan, mencatat dan menanyakan berita perkara yang terjadi. Dari apa yang sudah dilihat dan dicatat, bisa kita diskusikan agar teori dan praktek dapat berjalan secara maksimal. Setiap minggu akan ada evaluasi, melihat perkembangan serta penilaian dengan waktu yang akan kita jadwalkan.

Selanjutnya ada penjelasan dari Pamong unit Kepaniteraan yakni Khairunnisa, S. Ag. Bu Nisa menekankan agar mahasiswa PKL memahami dan mengenal struktur organisasi yang ada di kantor ini, maupun intansi lainnya dimanapun nantinya mahasiswa berada. Karena seperti peribahasa, tak kenal maka tak sayang, oleh sebab itu pengenalan diri dan memahami orang lain sangat penting dilakukan agar kita mudah beradaptasi dengan tempat baru. Bu Nisa juga menyampaikan agar tidak malu untuk bertanya, karena jika tidak bertanya, maka mungkin kami juga tidak mengetahui apa yang ingin disampaikan dan ingin diketahui oleh mahasiswa PKL. Bu Nisa memaparkan dalam struktur Kepaniteraan, ada Panitera yang dijabat oleh H. Muhammadiyah, S.Ag. Panitera dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh Panitera Muda Hukum (Nuri Khatulistiorini, S.H.), Panitera Muda Gugatan (Khairunnisa, S.Ag.), serta Panitera Muda Permohonan (Hj. Nani Indriani, S.Ag.).

Hesti Yanuarti, pamong dari unit kesekretariatan mengenalkan apa saja tupoksi dari ruang kesekretariatan di Pengadilan Agama Mempawah. Unit kesekretariatan dipimpin oleh Sekretaris (H. Idon, S.H.I.), dan dibawahnya ada tiga Kepala Sub Bagian (Kasubag) yaitu Kasubag Perencanaan, TI, & Pelaporan (Hesti Yanuarti, S.T.), Kasubag Umum & Keuangan (Dini Febriselsera, S.T.), Kasubag Kepegawaian dan Organisasi Tata Laksana (Ade Haryono). Mahasiswa PKL akan ditempatkan selama satu minggu di ruang kesekretariatan agar dapat mengetahui pekerjaan yang ada di ruang kesekretariatan. (DwiArta)












